Seputar Publik / Opini

Hari Pers Dunia: Disrupsi Digital dan Merosotnya Idealisme

Oleh : Tundra Meliala
Tundra Meliala :Ketua Umum Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Pusat Tundra Meliala :Ketua Umum Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Pusat

Ironisnya, idealisme pers juga sedang diuji oleh aktor internal. Ketika integritas jurnalis mulai dikompromikan oleh kepentingan pemilik modal atau afiliasi politik, publik kehilangan kepercayaan. Padahal, kepercayaan adalah fondasi keberlangsungan media sebagai institusi sosial. Maka, menjaga independensi editorial, transparansi, dan etika pemberitaan menjadi kebutuhan mendesak yang tak bisa ditunda.

Hari Pers Dunia seharusnya menjadi momentum kolektif, tak hanya bagi jurnalis dan pelaku media, tetapi juga bagi masyarakat global untuk menguatkan kembali nilai-nilai dasar jurnalistik. Dunia membutuhkan pers yang berani, jujur, dan berpihak pada kebenaran, bukan pada kekuasaan atau pasar.

Jika idealisme pers padam, maka yang tinggal hanyalah suara-suara bising tanpa makna. Maka, tugas kita bersama adalah memastikan bahwa api idealisme itu terus menyala, menerangi ruang publik dengan kebenaran dan keberanian.

Tundra Meliala :Ketua Umum Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Pusat

Tulis Komentar

Komentar