> "Komitmen terhadap kualitas dibuktikan dengan diterimanya produk teh pilihan dari kebun PTPN I di gerai teh legendaris Twinings di London," katanya.
Perkuat Hilirisasi Produk
Selain memperluas pasar ekspor untuk produk teh curah (bulk tea), PTPN I juga terus memperkuat strategi hilirisasi melalui pengembangan produk bernilai tambah di pasar domestik.
Berbagai produk ritel seperti Teh Celup Walini, Goalpara, dan Gunung Mas terus dikembangkan, termasuk inovasi produk Ready to Drink (RTD) yang menyasar konsumen muda.
Perusahaan juga memperkuat promosi digital melalui berbagai platform media sosial serta memperluas kerja sama dengan kafe-kafe modern untuk membangun citra teh Indonesia sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan modern.
Ke depan, PTPN I menyiapkan strategi ekspansi baru dengan mengembangkan varian teh premium yang dirancang khusus untuk dipasarkan di berbagai gerai premium di London melalui kolaborasi dengan sejumlah merek teh internasional.
> "Fokus kami berikutnya adalah mengembangkan produk premium baru yang disiapkan khusus untuk dipasarkan di store kota London melalui kolaborasi strategis dengan berbagai brand teh terkemuka dunia," tutur Aris.
Sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), PTPN I terus memperkuat integrasi bisnis dari hulu hingga hilir melalui peningkatan produktivitas, inovasi produk bernilai tambah, serta perluasan pasar ekspor. Langkah tersebut diharapkan semakin memperkokoh posisi teh Indonesia sebagai komoditas perkebunan unggulan yang mampu bersaing di pasar premium dunia, sekaligus memberikan kontribusi terhadap peningkatan devisa negara dan keberlanjutan industri perkebunan nasional.(Adv)*
Komentar