“Penggunaan teknologi dan internet telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, termasuk dalam keluarga. Di balik kemudahan tersebut, terdapat berbagai ancaman siber yang dapat menyasar siapa saja, termasuk ibu dan anak,” ujar Nur saat dikonfirmasi di Kantor Wali Kota Jakarta Barat.
Menurutnya, kesadaran mengenai keamanan siber perlu terus ditingkatkan agar masyarakat mampu melindungi data pribadi, identitas digital, serta anggota keluarga dari berbagai bentuk ancaman dan kejahatan di internet.
Jangan Sembarangan Membagikan Data Pribadi
Hal senada disampaikan Sandiman Ahli Madya Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Muhammad Ismu Hadi. Ia mengingatkan masyarakat agar lebih selektif ketika membagikan informasi pribadi di internet.
Hadi menegaskan, data pribadi memiliki nilai sehingga masyarakat perlu memastikan tujuan serta pihak yang meminta data sebelum memberikan informasi tersebut.
“Kalau tidak resmi, jangan dibagikan data pribadi. Data kita bernilai, jadi jangan sampai dimanfaatkan,” kata Hadi.
Komentar