Di sektor utilitas, salah satunya adalah Indonesia Water Forum (IWF) 2026 yang diselenggarakan Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PERPAMSI).
Forum tersebut dibuka dengan keynote speech Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, Nazib Faizal, S.T., M.Sc.
Pembahasan IWF 2026 mencakup arah tata kelola air minum untuk mendukung swasembada air menuju Indonesia Emas 2045, serta transformasi tata kelola air minum dan air limbah di Indonesia.
Dimensi ketahanan juga menjadi bagian dari Engineering Week 2026 melalui ADEXCO dan The 3rd Global Forum for Sustainable Resilience (GFSR) 2026.
GFSR mempertemukan pemerintah, sektor swasta, akademisi, organisasi internasional, dan pemangku kepentingan untuk membahas penguatan ketahanan berkelanjutan.
Sementara ADEXCO menghadirkan pelaku industri yang bergerak di bidang pengelolaan bencana, perlindungan sipil, mitigasi, hingga pemulihan.
Berbagai forum tersebut memperluas pembahasan Engineering Week 2026 dari teknologi dan investasi hingga bagaimana industri dapat tumbuh sekaligus menghadapi perubahan dan risiko.
Menyatukan Rantai Industri Indonesia
Penyelenggaraan IEE Series–Engineering Week 2026 menunjukkan bahwa transformasi industri membutuhkan keterhubungan antarsektor.
Sumber daya, energi, teknologi pengolahan material, infrastruktur, utilitas, hingga ketahanan menjadi bagian yang saling melengkapi dalam membangun ekosistem industri nasional.
Melalui pertemuan delapan sektor tersebut, Engineering Week 2026 menghadirkan ruang kolaborasi bagi pelaku industri untuk menemukan peluang baru, meningkatkan efisiensi, serta memperkuat daya saing.
Seluruh rangkaian IEE Series–Engineering Week 2026 berlangsung pada 9–12 September 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, dengan agenda pameran, seminar, forum industri, business networking, dan berbagai program pendukung.
Informasi mengenai rangkaian acara Engineering Week 2026 tersedia melalui situs resmi IEE Series.(*/hel)
Komentar