Seputar Publik / Berita

Imigrasi Soekarno-Hatta Catat 17,3 Juta Perlintasan dan PNBP Rp 411,6 Miliar Sepanjang 2025

Dalam bidang pengawasan dan penegakan hukum, Imigrasi Soekarno-Hatta mencatat 759 Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terkait paspor rusak atau hilang. Selain itu, dilakukan 187 tindakan administratif keimigrasian, 75 operasi lapangan, serta penanganan lima perkara projustisia.

Sepanjang 2025, Imigrasi juga melakukan 2.574 tindakan pengawasan, yang terdiri atas 727 penolakan masuk warga negara asing (WNA) dan 1.847 penundaan keberangkatan warga negara Indonesia (WNI).

“Seluruh tindakan pengawasan ini dilakukan untuk menjaga kedaulatan negara dan memastikan lalu lintas orang sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Galih.

PNBP dan Serapan Anggaran

Dari aspek keuangan, Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta mencatat Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp 411,6 miliar. Sementara itu, tingkat penyerapan anggaran mencapai 93,01 persen dari pagu efektif Rp 77,4 miliar.

“Capaian PNBP dan serapan anggaran ini merupakan bentuk akuntabilitas kami dalam pengelolaan keuangan negara,” ungkap Galih.

Menanggapi adanya kebijakan pengurangan anggaran oleh pemerintah, Kepala Bagian Tata Usaha Imigrasi Soekarno-Hatta, Rahma, menyebut dampaknya tidak signifikan terhadap kinerja layanan.

 “Terkait pengurangan anggaran tentu ada dampak, namun tidak terlalu signifikan dan masih bisa kami atasi,” ujarnya.

Inovasi dan Pengakuan Internasional

Berbagai inovasi layanan terus dikembangkan, di antaranya Unit Percepatan Paspor (UP3), layanan paspor hari Sabtu, pengambilan paspor lantatur (drive-thru), serta pemanfaatan teknologi seperti body cam petugas, dashboard pengaduan, dan aplikasi All Indonesia.

Upaya tersebut turut mendapat pengakuan internasional. Imigrasi Soekarno-Hatta meraih penghargaan Top 10 World’s Best Airport Immigration Service 2025 versi Skytrax, serta apresiasi dari sejumlah perwakilan negara sahabat.

 “Ke depan, kami berkomitmen menghadirkan pelayanan keimigrasian yang modern, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” pungkas Galih.

Melalui refleksi akhir tahun ini, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta menegaskan komitmennya untuk menjaga kepercayaan publik dan terus meningkatkan kualitas pelayanan di pintu gerbang internasional Indonesia. (hel)

Tulis Komentar

Komentar