Seputar Publik / Berita

Industri TV Berita Konvensional Terus Melambat, Akademisi Ingatkan Hal Ini !

Algooth Putranto saat menjadi moderator di Seminar Nasional bersama Taufan Hariyadi pengamat media digital, dan Rulli Nasrullah di sela acara Pengukuhan AMKI. Algooth Putranto saat menjadi moderator di Seminar Nasional bersama Taufan Hariyadi pengamat media digital, dan Rulli Nasrullah di sela acara Pengukuhan AMKI.

“Tv berita itu akan jadi second screen saja bagi audiens, ini mendorong tv berita menjadi lembaga validasi atau sebuah informasi. Awak redaksi TV berita sudah harus bekerja dengan budaya konvergensi, multikonten untuk multiplatform dengan tools yang terkoneksi aneka platform lain. Karena if it doesn't work mobile, it doesn't work”, Ujar Taufan Hariyadi. 

Taufan berpandangan, newsroom tv berita hari ini harus menjadi sebuah hub yang menghubungkan new media sebagai saluran distribusi kontennya. Dengan demikian newsroom tv konvensional akan menjadi newskestra room dengan produk multikonten untuk multiplatform sekaligus. 

Para pembicara dalam seminar Asosiasi Media Konvergensi Indonesia sepakat, memperbincangkan new media melawan media konvensional adalah diskusi yang sudah usang. keduanya harus diletakan pada sebuah ekosistem media massa. 

New media bukan lagi dipandang sebagai musuh tetapi perpanjangan distribusi konten untuk menjaring ceruk baru, audiens baru. 

“Hari ini konten media tak lagi diciptakan untuk dikonsumsi diam-diam, tetapi untuk didiskusikan, diubah, dan dibagikan. Maka di masa depan, konten TV berita harus dirancang untuk bisa menyebar bukan hanya ditonton. If it doesn't spread, it's dead.” Ujar Taufan Hariyadi pada penutupnya.

(Red)

Tulis Komentar

Komentar