Sementara itu, Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual Setda Provinsi DKI Jakarta, Fajar Eko Satriyo, menambahkan bahwa STQH Nasional ke-28 tidak hanya menampilkan kompetisi utama, tetapi juga diwarnai kegiatan pendukung seperti pawai ta’aruf dengan kendaraan hias dan pameran keagamaan.
“Kafilah DKI Jakarta akan mengikuti seluruh cabang dan golongan yang dilombakan. Kami optimistis dapat memberikan penampilan terbaik dan menjaga nama baik Ibu Kota,” ujar Fajar.
STQH Nasional merupakan ajang dua tahunan yang menjadi wadah pengembangan dan syiar Al-Qur’an di Indonesia. Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap masyarakat semakin termotivasi untuk membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan pelepasan ini juga dihadiri oleh Asisten Kesra setda provinsi DKI Jakarta, DR.Ali Maulana Hakim S.IP, M.Si.
Staff khusus bidang keumatan Kanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta, H.Jhon Odhius,
para ketua Lembaga Keagamaan Provinsi DKI Jakarta, para ketua LPTQ Kota Provinsi DKI Jakarta, dan para Dewan Guru Pendamping STQH Nasional Tahun 2025.
Dengan semangat juang tinggi, Kafilah DKI Jakarta siap membawa sinar kemenangan dan mengharumkan nama Ibu Kota di STQH Nasional XXVIII Tahun 2025 di Kendari.(*/hel)
Komentar