Seputar Publik / Berita

Jupiter dan Tokoh Masyarakat Hadiri Festival Dekorasi Kampung Betawi di KBU

Tokoh masyarakat, seniman, dan pemerintah berkolaborasi dalam Festival Dekorasi Kampung Betawi sebagai upaya memperkuat pelestarian budaya Betawi menjelang 500 Tahun Jakarta.
Festival Dekorasi Kampung Betawi di Kota Bambu Utara menjadi ajang pelestarian budaya, memperkuat persatuan warga, dan meneguhkan identitas Betawi sebagai bagian penting wajah Jakarta. Festival Dekorasi Kampung Betawi di Kota Bambu Utara menjadi ajang pelestarian budaya, memperkuat persatuan warga, dan meneguhkan identitas Betawi sebagai bagian penting wajah Jakarta.

Menurut dia, konsep kampung Betawi di tingkat kelurahan diharapkan menjadi ruang belajar budaya yang mudah diakses masyarakat tanpa harus jauh-jauh ke Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan.

Lurah Kota Bambu Utara, H. Setia Budi, mengatakan pihaknya ingin menjadikan wilayahnya sebagai salah satu destinasi budaya Betawi di Jakarta Barat.

“Kita ingin masyarakat kalau mau melihat dan menikmati budaya Betawi tidak perlu jauh-jauh, cukup datang ke Kota Bambu Utara. Semua bisa kita sajikan di sini,” ujar Setia Budi.

Ia juga menilai tantangan terbesar ke depan adalah menjaga dan mempertahankan spot-spot budaya yang telah dibangun agar tetap hidup dan dapat dinikmati masyarakat sepanjang waktu.

Festival tersebut turut dimeriahkan pertunjukan gambang kromong, lenong, musik tradisional Betawi, hingga dekorasi khas budaya lokal yang melibatkan warga dari berbagai RW di Kota Bambu Utara.

Tim juri yang terdiri dari Dorri Herlambang, M. Ichwan Ridwan, Ervan, dan Ubay memberikan apresiasi terhadap kekompakan warga dalam menghadirkan suasana Betawi yang dinilai tumbuh alami di tengah masyarakat.

Festival Dekorasi Kampung Betawi sendiri digagas Sentra Kreatif Budaya Betawi di bawah kepemimpinan Ririn Kusumawati melalui kolaborasi bersama Dewan Kota Jakarta Barat, Suku Dinas Kebudayaan, pemerintah kecamatan, serta kelurahan di wilayah Jakarta Barat.(*/hel)

Tulis Komentar

Komentar