Seputar Publik / Berita

Kelompok 38 KKM UNIBA Edukasi Bahaya Narkotika dan Judi Online di SMAN 1 Petir, Perkuat Benteng Generasi Muda

Mahasiswa KKM Universitas Bina Bangsa bersama kepolisian memberikan edukasi kepada ratusan pelajar SMAN 1 Petir tentang bahaya narkotika, judi online, serta pentingnya menjaga kesehatan mental dan masa depan.
Mahasiswa Kelompok 38 KKM Universitas Bina Bangsa (UNIBA) bersama narasumber dari kepolisian dan pihak SMAN 1 Petir menggelar edukasi bahaya narkotika dan judi online sebagai upaya memperkuat ketahanan generasi muda terhadap pengaruh negatif di era digital. Mahasiswa Kelompok 38 KKM Universitas Bina Bangsa (UNIBA) bersama narasumber dari kepolisian dan pihak SMAN 1 Petir menggelar edukasi bahaya narkotika dan judi online sebagai upaya memperkuat ketahanan generasi muda terhadap pengaruh negatif di era digital.

Ketua Kelompok 38 KKM UNIBA menyampaikan bahwa kegiatan ini menyasar kalangan pelajar karena berada pada usia produktif yang rentan terhadap pengaruh lingkungan maupun perkembangan teknologi digital.

> "Edukasi ini merupakan komitmen kami dalam menjalankan pilar pengabdian kepada masyarakat. Kami ingin membekali adik-adik di SMAN 1 Petir agar memiliki pemahaman yang kuat serta keberanian untuk menolak segala bentuk ajakan judi online maupun penyalahgunaan narkotika demi meraih masa depan yang lebih baik," ujarnya.

Kegiatan yang berlangsung secara interaktif di lingkungan SMAN 1 Petir tersebut mendapat sambutan positif dari pihak sekolah, dewan guru, serta ratusan siswa yang mengikuti kegiatan dengan antusias. Selain penyampaian materi, acara juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk memahami materi secara lebih mendalam.

Sebagai penutup, mahasiswa KKM UNIBA, narasumber dari kepolisian, jajaran guru, dan seluruh peserta melakukan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika maupun praktik judi online.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa tidak hanya mampu melindungi diri dari berbagai pengaruh negatif, tetapi juga menjadi agen perubahan yang menyebarkan nilai-nilai positif di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Dengan sinergi antara perguruan tinggi, kepolisian, dan dunia pendidikan, upaya membangun generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan berprestasi diharapkan dapat terus diperkuat.(Red)*

Tulis Komentar

Komentar