Seputarpublik, Jakarta – Kebijakan Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, yang mencopot Marullah Matali sebagai Sekda DKI Jakarta, pada Jumat (2/12/2022) dan menggantinya dengan Pj Sekda DKI Jakarta, Uus Kuswanto, menimbulkan beragam komentar dari berbagai kalangan.
Salah satunya dari tokoh Ormas Betawi, yakni Ketua Umum FORKABI Jakarta Selatan, yang juga anggota DPRD DKI Fraksi Gerindra, Abdul Ghoni.
Menurutnya, pencopotan Marullah Matali dari posisi Sekretaris Daerah Provinis (Sekdaprov) DKI membuat warga Betawi sangat kecewa.
”Saya sebagai putra Betawi dan juga Ketua Umum FORKABI Jakarta Selatan kecewa sama Pj Gubernur Heru. Heru tidak boleh semena-mena. Harus ada etika,” ucap Abdul Ghoni dalam keterangannya, di Jakarta, Minggu (4/12/2022).
Selama ini masyarakat Betawi selalu berdampingan hidup rukun tanpa ada ketegangan.
Dirinya mengungkapkan, sejak Gubernur Joko Widodo, Basuki T. Purnama, Djarot hingga, Anies Baswedan, Sekdaprov DKI selalu putra daerah (Betawi).
Pj Gubernur Heru harusnya punya etika dan tata krama. Ini sama saja, tak memiliki etika dan tata krama. Mengganti Marullah dari Sekdaprov itu tak beretika.
Apalagi Gubernur saat ini hanya ditunjuk oleh Presiden sebagai Pj.
Komentar