
Center Director TM Seasons City, Mualim Wijoyo, mengatakan bahwa perayaan Cap Go Meh tahun ini memiliki makna yang lebih dalam karena berlangsung pada bulan yang sama dengan dua momentum penting, yakni Tahun Baru Imlek dan bulan suci Ramadan.
Menurutnya, momen tersebut menjadi simbol kuat tentang keberagaman dan harmoni yang hidup berdampingan di Indonesia.
“Cap Go Meh tahun ini memiliki makna yang sangat kuat karena hadir dalam bulan yang sama dengan Imlek dan Ramadan. Ini menjadi simbol nyata tentang keberagaman yang hidup harmonis di tengah masyarakat,” ujar Mualim Wijoyo.
Ia menambahkan bahwa selama lebih dari satu dekade penyelenggaraannya, TM Seasons City terus berkomitmen menghadirkan ruang budaya yang inklusif bagi masyarakat sekaligus mendukung pelestarian tradisi.
“Festival ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi ruang temu budaya bagi masyarakat dari berbagai latar belakang,” jelasnya.
Ketua Panitia T.J. Jollyman, S.H. menyampaikan bahwa pihaknya sengaja menghadirkan konsep Little Singkawang untuk membawa atmosfer perayaan Cap Go Meh khas Kota Singkawang, Kalimantan Barat, yang dikenal sebagai salah satu pusat perayaan Cap Go Meh terbesar di Indonesia.
Komentar