Seputar Publik / Berita

Little Singkawang Festival Cap Go Meh 2026 di Season City Jakarta Barat Diserbu Pengunjung, Atraksi Tatung Jadi Magnet Utama

Perayaan Budaya Tahunan ke-11 Hadirkan Parade Tradisi, Kuliner Tionghoa, dan Simbol Harmoni Imlek–Ramadan
Atraksi Tatung Suhu Phin Ci dari perkumpulan NG FONG THAY ZI (五方太子坛) dan Ribuan pengunjung memadati TM Seasons City Jakarta Barat dalam perayaan Little Singkawang Festival Cap Go Meh 2026 yang menampilkan atraksi Tatung, parade budaya, dan kuliner khas Tionghoa. Atraksi Tatung Suhu Phin Ci dari perkumpulan NG FONG THAY ZI (五方太子坛) dan Ribuan pengunjung memadati TM Seasons City Jakarta Barat dalam perayaan Little Singkawang Festival Cap Go Meh 2026 yang menampilkan atraksi Tatung, parade budaya, dan kuliner khas Tionghoa.

Salah satu atraksi yang paling menyita perhatian pengunjung adalah Tatung, tradisi budaya yang identik dengan perayaan Cap Go Meh. Atraksi tersebut dipadukan dengan pawai budaya yang melibatkan berbagai komunitas serta pertunjukan seni yang menggambarkan kekayaan budaya Tionghoa.

“Kami menghadirkan kembali atraksi Tatung yang autentik, pawai budaya dari berbagai komunitas, serta kuliner khas Tionghoa yang menjadi daya tarik utama bagi pengunjung,” ujar Jollyman.

Selain menyaksikan pertunjukan budaya, pengunjung juga dapat menikmati berbagai hidangan khas Tionghoa yang disajikan oleh para pelaku usaha kuliner. Kehadiran kuliner tradisional ini semakin menambah semarak suasana festival sekaligus memberikan pengalaman budaya yang lebih lengkap bagi masyarakat.

Jollyman menegaskan bahwa tujuan utama dari penyelenggaraan festival ini bukan hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memberikan pengalaman budaya yang mendalam kepada pengunjung.

“Harapannya masyarakat tidak hanya datang untuk menonton, tetapi juga merasakan langsung atmosfer budaya yang kental dalam perayaan Cap Go Meh,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Panitia Yupiter, S.Kom menambahkan bahwa festival ini juga menjadi wadah kolaborasi antara komunitas budaya, pelaku usaha lokal, serta masyarakat luas.

Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak menjadi kunci penting dalam menjaga keberlangsungan tradisi sekaligus memperkuat nilai persatuan di tengah masyarakat yang beragam.

“Kami ingin Cap Go Meh di TM Seasons City menjadi ruang kolaborasi budaya. Bukan hanya perayaan seremonial, tetapi juga momentum untuk mempererat kebersamaan,” kata Yupiter.

Dengan berbagai rangkaian kegiatan yang ditampilkan, Little Singkawang Festival Cap Go Meh 2026 kembali menjadi bukti bahwa keberagaman budaya di Indonesia dapat dirayakan bersama dalam suasana yang penuh harmoni.

Festival ini diharapkan terus menjadi tradisi tahunan yang tidak hanya mempererat persatuan masyarakat, tetapi juga memperkaya khazanah budaya nasional di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk. (red)*

Tulis Komentar

Komentar