Sebagai bagian dari pendampingan digitalisasi usaha, mahasiswa membantu memproduksi konten video promosi yang menampilkan proses pembuatan hingga produk siap dipasarkan. Video tersebut kemudian dipublikasikan melalui media sosial sebagai upaya memperluas jangkauan promosi kepada masyarakat.
Melalui strategi promosi digital tersebut, diharapkan produk Cireng Isi Ayam Lumer HDA dapat menjangkau lebih banyak konsumen, meningkatkan minat beli, sekaligus memperkuat eksistensi usaha di tengah perkembangan ekonomi digital.
Tak hanya itu, mahasiswa juga merancang logo usaha yang merepresentasikan identitas Cireng Isi Ayam Lumer HDA. Logo tersebut kemudian dicetak dalam bentuk stiker untuk ditempel pada kemasan produk sehingga tampil lebih menarik, profesional, dan mudah dikenali oleh konsumen.
Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk sekaligus memperkuat citra merek di tengah persaingan industri kuliner yang semakin kompetitif.
Sebagai bagian dari digitalisasi UMKM, mahasiswa turut membantu mendaftarkan lokasi usaha ke Google Maps dengan melengkapi informasi nama usaha, alamat, nomor kontak, serta dokumentasi produk. Upaya ini bertujuan mempermudah calon pelanggan menemukan lokasi usaha sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap UMKM yang telah memiliki identitas digital.
Melalui program pendampingan ini, mahasiswa berharap UMKM Cireng Isi Ayam Lumer HDA dapat terus berkembang melalui penguatan branding, pemanfaatan teknologi digital, serta perluasan jaringan pemasaran.
Kegiatan tersebut juga menjadi implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui pemberdayaan UMKM, mahasiswa KKM Universitas Bina Bangsa berupaya memberikan kontribusi positif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal serta mendorong pelaku usaha agar mampu berkembang secara berkelanjutan di era persaingan usaha yang semakin dinamis.(Red)*
Komentar