Seputar Publik / Berita

Maulid Nabi di Pejagalan Jakarta Utara Meriah, Warga Antusias Berebut Telur dan Uang

Tradisi berebut telur hias dan uang menjadi bagian yang paling dinanti warga setelah rangkaian Maulid Nabi Muhammad SAW di Musala Al-Ikhlas selesai.
Foto Bersama Daenk Jamal, Ust. Aris Kurniawan Al Ghifari beserta Jajaran tokoh masyarakat dan rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Musala Al-Ikhlas, Pejagalan, Jakarta Utara, Sabtu (5/9/2026). Foto Bersama Daenk Jamal, Ust. Aris Kurniawan Al Ghifari beserta Jajaran tokoh masyarakat dan rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Musala Al-Ikhlas, Pejagalan, Jakarta Utara, Sabtu (5/9/2026).

Daeng Jamal menilai keberagaman latar belakang warga justru memperlihatkan bahwa perbedaan tidak menjadi penghalang untuk membangun kebersamaan.

Ia menyebut peringatan Maulid Nabi dapat menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan sekaligus merawat semangat persatuan di tengah masyarakat yang hidup di tanah rantau.

“Saya rasa kegiatan maulid ini bukan hanya sekadar memperingati lahirnya Nabi Muhammad SAW, tetapi membangkitkan kembali semangat yang bisa mempererat persaudaraan dan rasa persatuan kita sesama anak bangsa,” tuturnya.

Merawat Tradisi dari Tanah Kelahiran


Daeng Jamal mengatakan, tinggal jauh dari daerah asal bukan alasan bagi masyarakat untuk melupakan adat dan tradisi yang diwariskan leluhur.

Menurutnya, tradisi yang dibawa ke tanah rantau dapat menjadi jembatan untuk memperkenalkan budaya sekaligus memperkuat hubungan antarmasyarakat.

Tulis Komentar

Komentar