Seputar Publik / Berita

Mendagri Gerak Cepat Bahas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra

Dari 52 kabupaten/kota terdampak, di tiga provinsi sebagian besar daerah telah menunjukkan kemajuan signifikan
Mendagri Tito Karnavian saat menggelar rapat bersama Menko PMK Pratikno, Menteri PU Dody Hanggodo, Seskab Teddy Indra Wijaya, serta Wakil Ketua Satgas Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon. di Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Kamis (8/1/2026). Mendagri Tito Karnavian saat menggelar rapat bersama Menko PMK Pratikno, Menteri PU Dody Hanggodo, Seskab Teddy Indra Wijaya, serta Wakil Ketua Satgas Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon. di Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, Mendagri menyampaikan, dari 52 kabupaten/kota terdampak di tiga provinsi, sebagian besar daerah telah menunjukkan kemajuan signifikan. Pemulihan ditandai dengan berfungsinya roda pemerintahan daerah, pulihnya konektivitas jalan utama, kembalinya layanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan, serta mulai bergeraknya aktivitas ekonomi masyarakat.

Kendati demikian, dirinya menyadari masih terdapat sejumlah daerah yang membutuhkan perhatian khusus agar mampu segera pulih. Di Provinsi Aceh, kata dia, dari 18 kabupaten/kota terdampak, 11 daerah dinyatakan telah berangsur normal, sementara tujuh lainnya masih menjadi fokus penanganan lanjutan. Kondisi serupa juga terjadi di Sumut dan Sumbar. Meski mayoritas daerah terdampak telah memasuki fase pemulihan, tapi beberapa wilayah tertentu di dua provinsi tersebut tetap mendapat perhatian khusus sesuai tingkat dampak bencana.

Mendagri menambahkan, pemerintah terus memastikan pemulihan infrastruktur dasar, khususnya jaringan jalan nasional, provinsi, hingga kabupaten/kota. Hampir seluruh ruas jalan nasional di tiga provinsi tersebut telah kembali terhubung. Sementara perbaikan jalan non-nasional terus dikerjakan secara bertahap oleh Kementerian PU bersama TNI, Polri, dan pemerintah daerah (Pemda).

Tulis Komentar

Komentar