Karena itu, penyaluran bantuan sosial tidak hanya membantu kebutuhan masyarakat, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian daerah.
“Semua daerah lain juga diharapkan merasakan dampak yang sama. Itulah tujuan bantuan seperti ini, agar masyarakat terbantu sekaligus ekonomi kembali bergerak,” jelas Tito.
Bantuan Akan Terus Dilanjutkan
Tito memastikan bahwa penyaluran bantuan tersebut bukan merupakan bantuan terakhir. Pemerintah akan terus menyalurkan bantuan tambahan apabila masih ditemukan masyarakat yang membutuhkan dan datanya dapat dipertanggungjawabkan.
Ia menegaskan pemerintah berkomitmen memastikan proses pemulihan pascabencana berjalan secara bertahap namun berkelanjutan.
Pendataan Korban Dilakukan Bertahap
Tito menjelaskan bahwa karakteristik bencana alam yang terjadi di wilayah Sumatera memiliki kondisi yang cukup kompleks karena terjadi di banyak daerah dengan tingkat kerusakan yang berbeda.
Bencana tersebut tercatat terjadi di 52 daerah yang tersebar di wilayah Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
Kondisi tersebut membuat proses pendataan korban tidak dapat dilakukan sekaligus sehingga Satgas PRR melakukan pendataan secara bertahap atau bergelombang.
“Kita tidak bisa menunggu semua data selesai baru bantuan disalurkan, karena proses pemulihan akan menjadi lebih lama,” ujarnya.
Komentar