Setelah itu, bus masuk kembali melalui pintu tol Srondol, bukan melalui pintu tol sebelumnya.
Sekitar setengah jam kemudian, bus tiba di Rest Area KM 389. Jam menunjukkan sekitar pukul 11.29.
Waktu makan siang yang tersedia hanya sekitar 30 menit. Saya melihat waktu salat Zuhur yang cukup berdekatan dengan waktu istirahat. Karena khawatir tertinggal, saya meminta izin kepada pramugari bus agar tidak ditinggalkan.
Saya kemudian melaksanakan salat secara mandiri setelah azan, sekaligus menjamak salat Zuhur dan Asar. Begitu selesai, saya segera menuju parkiran bus.
Benar saja, saya menjadi penumpang terakhir yang kembali ke bus. Para penumpang yang makan siang sudah kembali duduk di tempat masing-masing.
Pergantian Sopir dan Lalu Lintas Tol
Sekitar pukul 13.58, bus kembali menepi di sekitar KM 220.
Ternyata, terjadi pergantian sopir yang sebelumnya telah membawa bus selama kurang lebih tujuh jam. Pergantian sopir tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan karena faktor kebugaran dan keselamatan pengemudi tentu menjadi hal yang perlu diperhatikan dalam perjalanan jarak jauh.
Sekitar setengah jam kemudian, bus kembali melambat. Dari jendela, saya melihat kecelakaan yang melibatkan sebuah kendaraan penumpang berukuran sedang dengan perkiraan kapasitas 10 hingga 12 orang.
Bagian depan kendaraan tersebut terlihat mengalami kerusakan dan sedang dipersiapkan untuk dievakuasi.
Komentar