Kemungkinan, dompet tersebut terjatuh ketika saya memasukkan oleh-oleh Bakpia 25 dan jenang Kudus yang dibeli di rest area. Charger baterai juga saya masukkan ke dalam tas yang sama ketika mencopotnya menjelang akhir perjalanan.
Saya kemudian menghubungi pramugari yang sebelumnya memberikan nomor WhatsApp kepada saya menjelang keberangkatan untuk memastikan kehadiran di Terminal Jombor.
"Saya menyebutkan nomor kursi yang saya tempati.
Ternyata, dompet tersebut sudah ditemukan dan disimpan oleh pramugari. Namun, pengiriman melalui layanan Gosend cukup sulit karena bus berada di pool Nanggewer, Bogor, sementara saya tinggal di kawasan Bintaro.
Entah bagaimana caranya, pramugari tersebut kemudian menjanjikan akan menitipkan dompet saya kepada temannya.
Saya kemudian diberi nomor kontak untuk berkomunikasi lebih lanjut, khususnya terkait perjalanan bus, sehingga saya dapat mengetahui kapan harus menunggu.
Senin sore, tepat pukul 18.36, bus Indorent tiba di Terminal Pondok Pinang. Setelah melayani penumpang yang turun, Pramugari T, teman dari Pramugari R, ternyata sudah menyiapkan barang saya yang tertinggal dan menyerahkannya kepada saya yang menunggu di tepi jalan.
"Alhamdulillah, untuk kedua kalinya.
Perjalanan ini bukan hanya memberikan pengalaman baru menikmati perjalanan darat dari Yogyakarta menuju Jakarta dengan bus double decker. Saya juga mendapatkan pengalaman mengenai kenyamanan perjalanan, menikmati pemandangan Pulau Jawa dari lantai dua bus, sekaligus merasakan pelayanan yang menurut pengalaman pribadi saya cukup berkesan, terutama ketika barang yang tertinggal berhasil ditemukan dan dikembalikan.
Sebuah perjalanan yang meninggalkan cerita tersendiri.(Red)*
("Catatan Perjalanan Darat Hendry Ch Bangun")
Komentar