Seputar Publik / Berita

Menteri Hukum Terima Pengaduan Sengketa Paten Konstruksi Sarang Laba-Laba, Minta Kronologi Ditelusuri

Supratman Andi Agtas meminta Direktur Paten dan Direktur Penegakan Hukum menyusun kronologi administrasi paten KSLL, PKSLL, hingga KJRB dalam waktu satu minggu.
Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas menerima pengaduan terkait sengketa hak paten teknologi Konstruksi Sarang Laba-Laba (KSLL) dan pengembangannya. Kementerian Hukum meminta kronologi administrasi paten ditelusuri secara menyeluruh. Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas menerima pengaduan terkait sengketa hak paten teknologi Konstruksi Sarang Laba-Laba (KSLL) dan pengembangannya. Kementerian Hukum meminta kronologi administrasi paten ditelusuri secara menyeluruh.

Persoalan tersebut kemudian dibawa ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta pada 2020. Berdasarkan keterangan Hadi, gugatan tersebut tidak diterima.

Di tengah proses hukum tersebut, Ir. Ryantori meninggal dunia pada 6 November 2020 ketika sedang menjalani proses persidangan di Pengadilan Sidoarjo.

Persoalan kembali mencuat pada 2022 ketika surat pembekuan paten PKSLL yang ditandatangani Freddy Harris selaku Dirjen DJKI disebut dicabut oleh Yasmon selaku Direktur Paten dan Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM.

Hadi mempersoalkan pencabutan tersebut. Ia menduga surat pencabutan memiliki persoalan substansi dan menyebutnya sebagai surat “asli tapi palsu”. Pernyataan tersebut merupakan klaim pihak pengadu dan masih memerlukan pembuktian melalui mekanisme hukum yang berlaku.

Pada tahun yang sama, ahli waris Ir. Ryantori, Kallista Ryantori, disebut dilaporkan ke Polda Sumatera Barat terkait dugaan penggunaan barang milik pihak lain tanpa izin.

Menurut Hadi, laporan tersebut menggunakan surat pencabutan pembekuan yang menurutnya bermasalah sebagai salah satu dasar laporan polisi.

Tulis Komentar

Komentar