Seputar Publik / Nusantara

Misteri Penganiayaan di Jalan Adisucipto Terungkap, 15 Pelaku ditangkap Resmob Mataram

Kasat Reskrim Polresta Mataram AKP Regi Halili S.Tr.k., S.I.K saat memberikan keterangan kepada awak media. Kasat Reskrim Polresta Mataram AKP Regi Halili S.Tr.k., S.I.K saat memberikan keterangan kepada awak media.

Berdasarkan hasil penyelidikan bahwa para terduga bukan merupakan anggota dari kelompok motor atau Geng motor seperti isu yang beredar, para pelaku hanya berkumpul ngopi bareng bersama teman-teman yang sebagian besar masih berstatus kelas XII SMA/SMK di trotoar Udayana. 

“Saat itu tiba-tiba Korban lewat menggunakan knalpot Brong. Karena berisik, para terduga ini tersinggung dan langsung menegur Korban. Saat itulah mulai terlibat cekcok mulut hingga terjadi peristiwa tersebut saat korban berasa di jalan Adisucipto,“bebernya.

“Semua yang ngumpul ngopi bareng di udayana inilah yang kita amankan. Awalnya kita amankan 3 orang kemudian kita kembangkan hingga seluruh yang ngopi bareng kita amankan,“imbuhnya.

Untuk penanganan kasus ini Polresta Mataram akan melakukan koordinasi dengan pihak Dinas Pendidikan ataupun dengan orang tua / wali. 

“Karena sebagian besar terduga ini masih anak dibawah umur maka ditangani unit PPA dan melakukan koordinasi dengan Pihak keluarga ataupun pihak sekolah, “jelasnya.

Menurut AKP Regi, pengembangan tidak berhenti sampai disini, pihaknya akan menyelidiki adanya keterlibatan terduga lain yang turut serta dalam peristiwa tersebut. 

“Kami terus menyelidiki ada terduga lain yang ikut serta dalam peristiwa berdarah tersebut. Semuanya yang kita duga terlibat atau ada saat kejadian akan kami periksa,”tegasnya.

Polresta Mataram juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima informasi yang beredar di media sosial. Kasus ini menjadi contoh bagaimana isu yang belum terverifikasi dapat memicu keresahan di masyarakat.

"Kami berharap masyarakat tidak mudah percaya dengan informasi yang belum tentu benar. Pastikan untuk selalu mengecek kebenarannya melalui sumber yang terpercaya," tambah AKP Regi Halili.

Kini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolresta Mataram dan akan diproses hukum sesuai dengan peraturan yang berlaku.

(Dani Sosal)

Tulis Komentar

Komentar