Sambutan positif juga datang dari para peserta. Salah satunya Asep Prabowo, wasit sepak takraw asal Medan, Ia yang mengaku bangga mendapat kesempatan mengikuti pelatihan tersebut.
> "Saya merasa sangat senang dapat mengikuti pelatihan ini. Materi yang diberikan sangat membantu meningkatkan kapasitas dan pemahaman saya sebagai wasit sepak takraw. Selain itu, kami juga dapat berdiskusi dan bertukar pengalaman dengan rekan-rekan dari berbagai daerah, sehingga menambah wawasan dalam memimpin pertandingan," ungkap Asep.
Selama lima hari pelaksanaan, peserta dibekali materi mengenai peraturan permainan terbaru, teknik pengambilan keputusan, etika dan integritas wasit, kesiapan fisik, serta kesiapan mental dalam memimpin pertandingan.
Melalui dukungan ASTAF dan tingginya antusiasme peserta dari berbagai daerah, PB PSTI optimistis pelatihan ini akan melahirkan wasit-wasit berkualitas yang mampu memperkuat fondasi pembinaan sepak takraw nasional serta meningkatkan daya saing Indonesia pada ajang regional maupun internasional.(Red)*
Komentar