Seputar Publik / Berita

Pemimpin Dunia dan Pemuda Berkumpul di Bali, Bahas Masa Depan AI dan Makna Kemanusiaan

XI International Scholas Chairs Congress 2026 dan Young Changemakers Programme mempertemukan jejaring global untuk membahas AI, martabat manusia, pendidikan, perdamaian, dan masa depan generasi muda.
Forum XI International Scholas Chairs Congress 2026 dan Young Changemakers Programme di Bali mempertemukan pemimpin, akademisi, tokoh lintas agama, inovator, serta generasi muda untuk membahas masa depan kecerdasan buatan dan kemanusiaan. Forum XI International Scholas Chairs Congress 2026 dan Young Changemakers Programme di Bali mempertemukan pemimpin, akademisi, tokoh lintas agama, inovator, serta generasi muda untuk membahas masa depan kecerdasan buatan dan kemanusiaan.

Pada 5 September, pembahasan diarahkan pada tata kelola AI yang beretika, kesehatan mental pemuda, literasi digital, dan pendidikan berbasis kearifan. Agenda tersebut disertai presentasi dari Laboratory of Initiatives and Experiences tingkat internasional.

Sedangkan pada 6 September, forum dijadwalkan membahas masa depan tenaga kerja manusia, redistribusi kesejahteraan, pembaruan demokrasi, serta perdamaian planet bumi yang kemudian ditutup dengan seruan aksi bersama.

Pertemuan tersebut juga memiliki dimensi simbolis karena berlangsung bertepatan dengan momentum dua tahun perjalanan apostolik Paus Fransiskus ke Indonesia dan penandatanganan Deklarasi Istiqlal 2024 yang mengangkat semangat dialog antaragama, persaudaraan kemanusiaan, serta tanggung jawab bersama terhadap bumi.

Kearifan Lokal dan Pengetahuan Adat Masuk dalam Diskusi

Rangkaian Bali Harmony Encounter Week 2026 juga dilengkapi 2026 International Conference on Indigenous Knowledges, Systems, Wisdom & Technology.

Konferensi tersebut diselenggarakan Tsinghua Southeast Asia Center bekerja sama dengan Universitas Udayana dan School of Cybernetics dari Australian National University.

Tulis Komentar

Komentar