Seputarpublik.com || PADANG LAWAS, — Pengurus Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Daerah (PGID) Kabupaten Padang Lawas (Palas) periode 2026–2031 resmi dilantik dalam acara yang berlangsung khidmat di Aula Hotel Syamsiah, Sibuhuan, Jalan Surapati Lingkungan III, Banjar Raja, Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Senin (14/9/2026).
Pelantikan tersebut menjadi momentum bagi gereja-gereja yang tergabung dalam PGID Palas untuk meneguhkan komitmen pelayanan, memperkuat persaudaraan, serta berkontribusi bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Prosesi pelantikan dilaksanakan oleh Majelis Pekerja Harian (MPH) Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Wilayah Sumatera Utara, yakni Pdt. Yafet R. Marbun, M.Th., dan Pdt. Habonaron Richard Aruan, M.A., yang mewakili Ketua Umum PGI Wilayah Sumatera Utara Pdt. Dr. Victor Tinambunan, M.Si.
Kepengurusan baru PGID Palas dipimpin St. Pariang Lubis, S.Pd., M.Pd., sebagai Ketua Umum, St. Lasber Marbun sebagai Sekretaris Umum, dan St. Ranto Hamonangan Purba sebagai Bendahara Umum, bersama jajaran pengurus lainnya.
Pemkab Palas Dorong Peran Gereja dalam Kerukunan
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, serta pimpinan organisasi keagamaan.
Di antaranya perwakilan Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan, yakni Kakan Kesbang Palas Parlindungan Hasibuan; perwakilan Kapolres Palas, Kabag SDM Kompol Charles Panjaitan, S.H.; perwakilan Kepala Kementerian Agama Kabupaten Palas melalui Kasi Binmas Afnan Siregar; Ketua FKUB Asran Hasibuan; perwakilan MUI Palas; Forkopimda; Ketua Dalihan Natolu Palas Sahrun Hasibuan; serta pimpinan umat beragama lainnya.
Mewakili Bupati Padang Lawas, Parlindungan Hasibuan menyampaikan apresiasi pemerintah daerah atas pelantikan kepengurusan PGID Palas periode 2026–2031.
Menurutnya, keberadaan PGI memiliki peran strategis, tidak hanya dalam pembinaan kehidupan rohani umat, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dalam merawat kerukunan, toleransi, dan kebinekaan di tengah masyarakat.
“Perbedaan suku, agama, dan ras adalah kekayaan bangsa kita. PGI diharapkan terus menjadi pelopor dalam merajut persaudaraan sejati, menjaga kedamaian, serta mendukung program-program pembangunan daerah demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Parlindungan.
Ia juga menyampaikan pesan kepada pengurus yang baru dilantik agar menjalankan amanah pelayanan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan hikmat.
Pemerintah Kabupaten Padang Lawas, lanjutnya, membuka ruang komunikasi dan siap bersinergi dengan berbagai elemen keagamaan dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah.
“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberkati langkah pengabdian kita semua,” pungkas Parlindungan.
PGID Palas Siap Bersinergi dengan Pemerintah
Ketua Umum PGID Palas periode 2026–2031, St. Pariang Lubis, menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan pelantikan sekaligus menyatakan kesiapan pengurus menjalankan amanah organisasi.
Ia menjelaskan, pembentukan PGID Palas bertujuan mewujudkan keesaan gereja serta menjalankan amanah gereja melalui tiga panggilan utama, yakni bersekutu (koinonia), bersaksi (marturia), dan melayani (diakonia).
Menurut Pariang, PGID Palas saat ini terdiri atas empat denominasi gereja, yakni HKBP, GKPA, GKPS, dan GKI Sumut.
Keempat denominasi tersebut mencakup 18 gereja dengan jumlah jemaat sekitar 635 kepala keluarga/jiwa sebagaimana disampaikan dalam sambutannya, yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Padang Lawas. Ia juga menyebut tidak menutup kemungkinan adanya penambahan gereja yang belum terdaftar.
“Melalui kesempatan ini kami menyampaikan tekad siap untuk membantu pemerintah dalam menciptakan perubahan di daerah Padang Lawas yang kita cintai ini, khususnya program Bapak Bupati,” kata Pariang.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Padang Lawas, para pendeta, pengurus gereja, jemaat, serta para pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut, baik melalui doa maupun dukungan lainnya.
“Mari kita bersama-sama memberikan sambutan dan arahan sehingga PGI Daerah Padang Lawas dapat berguna di tengah masyarakat dan menjadi kemuliaan bagi Tuhan,” ujarnya.
Kemenag Tekankan Pentingnya Kerukunan
Sementara itu, Kasi Binmas Kementerian Agama Kabupaten Padang Lawas, Afnan Siregar, menyampaikan bahwa kerukunan umat beragama menjadi salah satu bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat.
Menurut Afnan, Kementerian Agama terus mendorong kerukunan antarumat beragama, kerukunan internal umat beragama, serta hubungan yang harmonis antara umat beragama dan pemerintah.
Upaya tersebut antara lain dilakukan melalui peningkatan pemahaman dan pengamalan agama, pendidikan keagamaan, peningkatan peran organisasi keagamaan dalam kehidupan sosial, penguatan moderasi beragama, toleransi, serta kerja sama antarorganisasi keagamaan.
Afnan menilai kehadiran PGID Palas menjadi langkah strategis untuk memperkuat persekutuan internal umat Kristiani sekaligus menjadi mitra kerja pemerintah daerah dan Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas kehidupan keagamaan.
“PGI-D mampu menjadi jembatan persekutuan yang merekatkan seluruh denominasi gereja-gereja; HKBP, GKPA, GKPS, GKI, dan tidak menutup untuk gereja-gereja lainnya,” katanya.
Ia berharap PGID Palas dapat berperan aktif, bekerja sama, dan berkolaborasi dengan organisasi masyarakat keagamaan lainnya dalam menjaga keharmonisan serta kerukunan di Kabupaten Padang Lawas.
Kehadiran unsur pemerintah, Forkopimda, FKUB, MUI, OPD, dan berbagai undangan lainnya, menurut Afnan, menunjukkan adanya komitmen bersama untuk membangun kerja sama sekaligus menjaga persatuan, kedamaian, dan kerukunan.
Pengurus Baru Diminta Jalankan Amanah
Afnan kemudian menyampaikan ucapan selamat kepada St. Pariang Lubis sebagai Ketua, St. Lasber Marbun sebagai Sekretaris, St. Ranto H. Purba sebagai Bendahara, beserta seluruh jajaran pengurus PGID Kabupaten Padang Lawas periode 2026–2031.
“Selamat bertugas dan mengemban amanah. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan kekuatan dan kesabaran dalam memimpin dan melayani umat, demi kemajuan daerah yang kita cintai ini,” tuturnya.
Ia juga mengapresiasi panitia pelaksana dan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Mari kita rapatkan barisan, bergandengan tangan, menjaga persatuan, keharmonisan dan kerukunan, serta berkontribusi nyata dalam peningkatan kualitas kehidupan beragama dan keagamaan demi kemajuan Kabupaten Padang Lawas,” kata Afnan.
Rangkaian pelantikan PGID Palas periode 2026–2031 tersebut menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan antarjemaat, menjaga kerukunan umat beragama, serta membangun sinergi antara organisasi keagamaan dan pemerintah dalam mendukung kehidupan masyarakat yang harmonis.(AND)