Seputar Publik / Berita

Petasan Maulid Meledak hingga Dini Hari, Warga Protes dan Pemkot Kebayoran Lama Turun Tangan

Panitia menyampaikan permohonan maaf dan membuat pernyataan tidak mengulangi kejadian, sementara warga yang merasa dirugikan menyatakan keberatan dan mempertimbangkan jalur hukum.
Pemerintah Kecamatan Kebayoran Lama menggelar mediasi terkait keluhan warga atas penggunaan petasan dan kembang api dalam kegiatan Maulid Nabi di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Pemerintah Kecamatan Kebayoran Lama menggelar mediasi terkait keluhan warga atas penggunaan petasan dan kembang api dalam kegiatan Maulid Nabi di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan.

Amanda mengatakan dirinya tetap akan melaporkan dugaan penganiayaan tersebut ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Pada Senin (5/10/2026) malam, Amanda telah mendatangi Mapolres Metro Jakarta Selatan. Ia kemudian diarahkan ke pos bantuan hukum untuk berkonsultasi dan diminta menyiapkan kronologi lengkap sebagai bagian dari proses pelaporan.

«“Saya baru akan bikin laporannya dan saya baru akan men-draft malam ini. Semoga Selasa besok sudah bisa final dan dikirim ke Polres,” kata Amanda.»

Kegiatan Keagamaan Diminta Tetap Menghormati Jam Istirahat

Mustopa menegaskan, evaluasi terhadap persoalan tersebut bukan dimaksudkan untuk membatasi kegiatan keagamaan masyarakat.

Pemerintah, kata dia, justru meminta agar kegiatan keagamaan tetap berjalan dengan memperhatikan ketenteraman dan kondisi lingkungan sekitar.

Menurut Mustopa, MUI dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) diarahkan untuk membuat imbauan terkait pelaksanaan kegiatan keagamaan, terutama kegiatan yang menggunakan petasan atau kembang api.

Tulis Komentar

Komentar