Dinas PPKUKM juga menyelenggarakan Pasar Malam Bina di Taman Lapangan Banteng (20-23 Desember 2024) yang diikuti 40 UKM dan 17 food truck, serta QRISMas Bazar di MRT Dukuh Atas (20-22 Desember 2024) yang diikuti 10 UKM.
Keikutsertaan UKM pada event-event ini adalah bentuk nyata dukungan Pemprov DKI Jakarta melalui Jakpreneur untuk memasarkan produk-produk binaan.
Lebih lanjut, Pj. Gubernur Teguh memaparkan, ia bersama jajaran Pemprov DKI Jakarta dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) akan berkunjung ke panti asuhan kristiani pada Selasa (24/12).
Kemudian, dilanjutkan dengan peninjauan beberapa gereja untuk memastikan proses persiapan dan keamanan saat Misa Natal dapat berlangsung optimal.
“Oleh karena itu, kita harap, apabila rangkaian ibadah umat beragam lain berbarengan dengan umat Kristiani, tetap bisa berjalan dengan lancar, damai, penuh sukacita bagi semua umat. Semoga toleransi tetap terjaga dan Jakarta bisa membahagiakan semua elemen masyarakatnya,” ungkap Pj. Gubernur Teguh.
Sementara itu, untuk kegiatan Malam Tahun Baru 2025, Pemprov DKI juga menyiapkan sejumlah acara, seperti Jejak Kota Tua dan panggung hiburan di beberapa titik di Jalan M. H. Thamrin-Jalan Jenderal Sudirman, Monas, Lapangan Banteng, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Ancol, Kantor Wali Kota, dan Kantor Bupati Kepulauan Seribu.
“Pada malam pergantian tahun tersebut, kita siapkan Bentang Harapan di mana berbagai elemen masyarakat, tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama, bisa menuliskan harapan Jakarta ke depan. Kemudian, malamnya, akan ada grand launching bagaimana kita menyongsong lima abad Kota Jakarta dan bersama-sama kita count down pergantian tahun,” jelas Pj. Gubernur Teguh.
Pj. Gubernur Teguh juga menyampaikan, pada Senin malam (30/12), Pemprov DKI akan mengadakan muhasabah di Monas yang rencananya akan dihadiri sekitar 10.000 warga.
“Inilah persembahan dari kami dalam rangka Hari Raya Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Mudah-mudahan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar,” ucapnya.
Semoga semua masyarakat berbahagia. Yang paling penting adalah keamanan dan ketertiban masyarakat dapat tetap dijaga. Ini juga menjadi upaya mewujudkan Jakarta sebagai kota global, pungkasnya
(*/Hel)
Komentar