Seputar Publik / Berita

Pramono Anung Dorong MTQ Dimulai dari RT hingga Provinsi, Ingin Anak-anak Jakarta Semakin Dekat dengan Al-Qur’an

Hadiri Nuzulul Quran di DPP FUHAB Jakarta, Gubernur DKI usulkan MTQ berjenjang dari RT, RW hingga provinsi untuk memperkuat syiar Islam dan kebersamaan masyarakat.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri peringatan Nuzulul Quran dan buka puasa bersama di DPP Forum Ulama Habaib (FUHAB), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dalam kesempatan tersebut, Pramono mengusulkan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dimulai dari tingkat RT dan RW hingga provinsi guna mendorong generasi muda Jakarta semakin dekat dengan Al-Qur’an. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri peringatan Nuzulul Quran dan buka puasa bersama di DPP Forum Ulama Habaib (FUHAB), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dalam kesempatan tersebut, Pramono mengusulkan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dimulai dari tingkat RT dan RW hingga provinsi guna mendorong generasi muda Jakarta semakin dekat dengan Al-Qur’an.

Seputarpublik.com, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendorong pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dimulai dari tingkat paling bawah, yakni RT dan RW, hingga berjenjang ke tingkat provinsi. Langkah ini dinilai penting untuk mendorong semakin banyak anak-anak Jakarta belajar dan mencintai Al-Qur’an.

Hal tersebut disampaikan Pramono saat menghadiri peringatan Nuzulul Quran yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di Kantor Sekretariat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Forum Ulama Habaib (FUHAB) di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (8/3/2026).

Dalam sambutannya, Pramono menegaskan bahwa peran ulama dan habaib sangat penting dalam menjaga nilai-nilai keislaman sekaligus memperkuat persatuan umat di tengah keberagaman masyarakat Jakarta.

“Kita mengetahui peran ulama dan habaib sangat penting dalam menjaga nilai-nilai keislaman, memperkuat persatuan umat, serta menumbuhkan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat. Ini merupakan modal penting dalam membangun Jakarta,” ujar Pramono.

Menurutnya, bulan suci Ramadan memiliki banyak keistimewaan, salah satunya adalah momentum peringatan Nuzulul Quran yang menjadi pengingat bagi umat Islam untuk semakin mencintai dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Tulis Komentar

Komentar