Seputar Publik / Berita

Pramono Anung Tinjau Longsor di TPST Bantargebang: 4 Petugas Tewas, Sungai Ciketing Segera Dinormalisasi

Gubernur DKI Jakarta pastikan penanganan darurat berjalan cepat setelah longsor dipicu hujan ekstrem, sekaligus mempercepat solusi pengelolaan sampah melalui fasilitas RDF Rorotan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau lokasi longsor di TPST Bantargebang Bekasi yang menewaskan empat petugas. Pemprov DKI segera menormalisasi Sungai Ciketing serta mempercepat solusi pengelolaan sampah melalui fasilitas RDF Plant Rorotan. Senin, (9/3/2026). Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau lokasi longsor di TPST Bantargebang Bekasi yang menewaskan empat petugas. Pemprov DKI segera menormalisasi Sungai Ciketing serta mempercepat solusi pengelolaan sampah melalui fasilitas RDF Plant Rorotan. Senin, (9/3/2026).

“Bantargebang memang harus mulai ada pembatasan karena daya tampungnya sudah sangat terbatas. Sambil menunggu zona 4A dipulihkan, sementara pengiriman sampah akan dialihkan ke zona 3 serta dua zona baru yang sedang disiapkan sebagai lokasi sementara,” jelasnya.

RDF Rorotan Disiapkan Jadi Solusi

Sebagai solusi pengelolaan sampah jangka menengah, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga tengah mempersiapkan pengoperasian fasilitas RDF Plant Rorotan di Jakarta Utara.

Fasilitas tersebut saat ini masih dalam tahap uji coba dan persiapan operasional bersama para pakar agar dapat berfungsi secara ramah lingkungan serta tidak mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.

Pramono menargetkan fasilitas tersebut dapat membantu mengurangi sekitar 1.000 hingga 1.500 ton sampah per hari.

“Mudah-mudahan proses commissioning segera selesai sehingga fasilitas ini bisa beroperasi secara normal,” ujarnya.

Longsor Dipicu Hujan Ekstrem

Peristiwa longsor yang terjadi di zona 4A TPST Bantargebang diduga dipicu hujan ekstrem yang terjadi pada Minggu (8/3/2026) dengan curah hujan mencapai 264 milimeter per hari.

Material longsoran sampah menutup jalan operasional serta aliran Sungai Ciketing sepanjang sekitar 40 meter, sehingga mengganggu aktivitas di kawasan tersebut.

Empat Petugas Meninggal Dunia

Tulis Komentar

Komentar