“Pemerintah saat ini terus mendorong efisiensi energi dan percepatan penggunaan energi baru terbarukan di berbagai sektor. PalmCo ingin menjadi bagian dari gerakan tersebut melalui langkah konkret yang langsung dirasakan masyarakat. Bantuan PLTS di rumah ibadah ini menjadi simbol bahwa transformasi energi dapat dimulai dari lingkungan terdekat,” ujar Jatmiko dalam keterangannya.
PLTS Atap yang dipasang di Gereja Katolik Santo Kristoforus memiliki kapasitas 2.250 Watt Peak (Wp) dengan inverter 2.000 VA menggunakan sistem on-grid, yang memungkinkan listrik dari panel surya digunakan langsung pada siang hari, sementara kelebihan daya disalurkan kembali ke jaringan listrik tanpa memerlukan baterai penyimpanan.
Melalui sistem tersebut, kebutuhan listrik operasional gereja untuk penerangan, pengeras suara, kipas angin, serta aktivitas pelayanan umat sehari-hari dapat ditekan secara signifikan. Selain itu, program ini juga menjadi implementasi nyata prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang terus diperkuat PalmCo di seluruh wilayah operasional perusahaan.
Tak hanya melakukan instalasi, PalmCo bersama mitra teknis juga memberikan pelatihan pengoperasian dan pemeliharaan dasar kepada pengurus gereja agar sistem dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.
Komentar