> "Industri perkebunan atau farming adalah main course sebagai penyedia bahan baku industri manufaktur. Industri ini akan terus memiliki peran strategis selama kebutuhan masyarakat terhadap produk turunannya tetap ada. Karena itu, kita harus memperkuat seluruh lini melalui modernisasi dan profesionalisme agar perusahaan berkembang secara progresif," ujar Abdul Rivai Ras.
Menurutnya, sektor agribisnis memiliki posisi strategis dalam perekonomian nasional karena tidak hanya menghasilkan berbagai komoditas penting, tetapi juga menjadi sektor padat karya yang menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar di berbagai daerah.
> "Transformasi bukan hanya bertujuan meningkatkan profitabilitas, tetapi juga menciptakan dampak sosial yang lebih luas. Perkebunan dan pertanian merupakan sektor yang menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dengan sebaran yang luas, sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat," katanya.
Abdul Rivai Ras menjelaskan, dinamika industri perkebunan saat ini berkembang sangat cepat. Persaingan global, fluktuasi harga komoditas, perubahan iklim, tuntutan penerapan prinsip keberlanjutan, hingga percepatan digitalisasi telah mengubah paradigma pengelolaan perusahaan perkebunan.
Komentar