Region Head PTPN I Regional 8, Misran, menambahkan bahwa areal Kebun Camming yang dimanfaatkan untuk pengembangan proyek tersebut telah dipastikan sebagai lahan produktif dan, menurut perusahaan, tidak berada dalam konflik maupun okupasi pihak lain.
“Bagi kami, pengembangan HAT di Mappesangka menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan aset perkebunan sekaligus memperkuat kontribusi BUMN dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” kata Misran.
Target Operasional dan Dampak Ekonomi Daerah
Pengembangan kawasan HAT diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat melalui pembukaan lapangan kerja, tumbuhnya aktivitas usaha baru, serta terbentuknya rantai pasok pangan hewani yang lebih kuat di Sulawesi Selatan.
Menurut Misran, proyek tersebut tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur peternakan, tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan perputaran ekonomi pedesaan dan memperkuat posisi Kabupaten Bone serta Sulawesi Selatan sebagai salah satu wilayah pemasok pangan hewani di kawasan timur Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meminta seluruh pihak mempercepat pembangunan agar fasilitas HAT dapat beroperasi sesuai target pemerintah.
Komentar