Seputar Publik / Berita

Relima Goes To Campus UNDHARI, 364 Mahasiswa Diasah Public Speaking Berbasis Literasi dan Kepemimpinan

Program Relawan Literasi Masyarakat Perpusnas RI membekali mahasiswa FKIP dan FHEB Universitas Dharmas Indonesia dengan keterampilan komunikasi, kepemimpinan, literasi, dan manajemen organisasi untuk menghadapi tantangan masa depan.
Sebanyak 364 mahasiswa FKIP dan FHEB UNDHARI mengikuti pelatihan public speaking berbasis literasi yang digelar Relima Perpusnas RI untuk memperkuat kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan manajemen organisasi. Sebanyak 364 mahasiswa FKIP dan FHEB UNDHARI mengikuti pelatihan public speaking berbasis literasi yang digelar Relima Perpusnas RI untuk memperkuat kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan manajemen organisasi.

> “Banyak orang ingin menjadi pembicara yang hebat, tetapi lupa bahwa kekuatan berbicara berawal dari kebiasaan membaca, belajar, dan berpikir kritis. Public speaking bukan sekadar keberanian berbicara, melainkan kemampuan menyampaikan gagasan yang lahir dari proses literasi,” ujar Amar.

Wakil Rektor III Universitas Dharmas Indonesia tersebut menambahkan bahwa mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan perlu membangun budaya literasi yang kuat agar mampu menjadi komunikator yang cerdas, inspiratif, dan solutif dalam menghadapi berbagai tantangan sosial.

Selain membahas teknik dasar public speaking, peserta juga memperoleh penguatan materi mengenai kepemimpinan dan manajemen organisasi mahasiswa. Materi yang diberikan meliputi kemampuan memimpin rapat, menyampaikan pendapat secara efektif, membangun kerja sama tim, hingga pengelolaan organisasi yang profesional.

Sementara itu, Ketua Panitia yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur BEM FHEB UNDHARI, Putri Wulandari, mengatakan kegiatan tersebut dirancang sebagai sarana pengembangan diri bagi mahasiswa agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi dan kepemimpinan yang baik.

> “Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong mahasiswa agar lebih percaya diri dalam menyampaikan gagasan, aktif dalam organisasi, serta mampu mengembangkan keterampilan manajemen mahasiswa yang didukung oleh kemampuan literasi dan public speaking yang baik,” ungkap Putri.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mahasiswa tidak hanya mengikuti sesi penyampaian materi, tetapi juga aktif dalam diskusi, simulasi, serta praktik berbicara di depan umum yang dirancang untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan menyampaikan ide secara efektif.

Melalui program Relima Goes To Campus, diharapkan lahir generasi mahasiswa yang tidak hanya gemar membaca dan berpikir kritis, tetapi juga mampu menyuarakan gagasan, membangun kepemimpinan, serta menjadi agen perubahan yang memberikan kontribusi positif bagi kampus dan masyarakat.(Goezt')*

Tulis Komentar

Komentar