Seputar Publik / Berita

RELIMA Perpusnas RI dan Bengkel Sastra Laskar Sora SMAN 1 Koto Salak Bangun Kreativitas Siswa Lewat Akademi Jurnalis Muda

Kolaborasi literasi dan jurnalistik digital di Dharmasraya menjadi wadah penguatan keterampilan menulis, sastra, serta penguasaan media bagi generasi muda di era digital.
RELIMA Perpusnas RI Lokus Dharmasraya bersama Bengkel Sastra Laskar Sora SMAN 1 Koto Salak menggelar Akademi Jurnalis Muda untuk memperkuat literasi, jurnalistik, dan kreativitas digital siswa. RELIMA Perpusnas RI Lokus Dharmasraya bersama Bengkel Sastra Laskar Sora SMAN 1 Koto Salak menggelar Akademi Jurnalis Muda untuk memperkuat literasi, jurnalistik, dan kreativitas digital siswa.

Workshop menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidang literasi dan media digital, yakni Dr. Amar Salahuddin, M.Pd., dari RELIMA Perpusnas RI Lokus Dharmasraya, serta Muhammad Didit, S.Pd., Jurnalis TVRI Sumatera Barat. Keduanya menyampaikan materi mengenai literasi digital, kreativitas kepenulisan, pengelolaan media, hingga strategi menghasilkan karya yang relevan dengan kebutuhan generasi muda masa kini.

Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan. Anggota Bengkel Sastra Laskar Sora aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, serta mengikuti seluruh rangkaian workshop dengan penuh semangat. Potensi besar yang dimiliki para siswa menjadi salah satu alasan utama terselenggaranya kegiatan tersebut.

Kepala SMAN 1 Koto Salak, Zuhriyani Fitri, S.Pd., memberikan apresiasi atas eksistensi Bengkel Sastra Laskar Sora dan kolaborasi yang terjalin bersama RELIMA Perpusnas RI Lokus Dharmasraya.

“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pengurus dan anggota Bengkel Sastra Laskar Sora yang selama ini aktif menorehkan prestasi, termasuk pada ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N). Kehadiran RELIMA melalui workshop ini menjadi energi baru untuk meningkatkan kompetensi literasi dan kreativitas digital siswa,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangun karakter, kreativitas, serta daya saing peserta didik dalam menghadapi tantangan era digital.

Tulis Komentar

Komentar