Beranda
Seputar Publik / Berita

RELIMA Perpusnas RI Gelar Seminar Literasi Sastra di Dharmasraya, 75 Siswa SMK Startup Dara Jingga Antusias Belajar Puisi

Program RELIMA Goes to School menghadirkan edukasi literasi sastra untuk membangun kepekaan, nalar kritis, dan kreativitas siswa melalui pemahaman serta praktik menulis puisi.
Sebanyak 75 siswa SMK Startup Dara Jingga Dharmasraya mengikuti Seminar Literasi Sastra yang digelar RELIMA Perpusnas RI untuk meningkatkan budaya membaca, berpikir kritis, dan kreativitas generasi muda. Sebanyak 75 siswa SMK Startup Dara Jingga Dharmasraya mengikuti Seminar Literasi Sastra yang digelar RELIMA Perpusnas RI untuk meningkatkan budaya membaca, berpikir kritis, dan kreativitas generasi muda.

Seputarpublik.com || DHARMASRAYA – Relawan Literasi Masyarakat (RELIMA) Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) Lokus Dharmasraya kembali menghadirkan program RELIMA Goes to School melalui Seminar Literasi Sastra yang digelar di SMK Startup Dara Jingga (SUDJ), Senin (15/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung SMK Startup Dara Jingga tersebut diikuti oleh 75 siswa dengan penuh antusias. Seminar mengangkat tema “Puisi sebagai Media Literasi: Membangun Kepekaan, Nalar, dan Kreativitas Siswa SMK”.

Seminar menghadirkan narasumber dari RELIMA Perpusnas RI Lokus Dharmasraya, Dr. Amar Salahuddin, M.Pd., yang juga merupakan dosen Universitas Dharmas Indonesia (UNDHARI) sekaligus pendiri Rumah Baca Marenda.

Dalam pemaparannya, Dr. Amar Salahuddin menjelaskan bahwa puisi tidak hanya berfungsi sebagai karya sastra, tetapi juga menjadi media literasi yang efektif dalam membangun karakter, empati, daya pikir kritis, dan kreativitas generasi muda di tengah perkembangan era digital.

“Puisi mengajarkan siswa untuk lebih peka terhadap lingkungan, memahami makna kehidupan, serta berani mengekspresikan gagasan secara positif dan kreatif,” ujarnya.

Menurutnya, literasi sastra memiliki peran penting dalam membentuk kemampuan berpikir reflektif dan memperkuat kecakapan komunikasi siswa, sehingga mampu menghadapi berbagai tantangan zaman dengan lebih bijak.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala SMK Startup Dara Jingga, Deli Alfiah, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program RELIMA Goes to School yang dinilai mampu menghadirkan semangat baru dalam penguatan budaya literasi di lingkungan sekolah.

“Kegiatan ini menjadi ruang belajar yang menarik bagi siswa untuk lebih dekat dengan sastra, budaya membaca, dan pengembangan kreativitas,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua OSIS SMK Startup Dara Jingga, Muhammad Sulthonul Hafis, mengaku seminar tersebut memberikan pengalaman baru yang inspiratif bagi para peserta.

Selama kegiatan berlangsung, siswa tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga terlibat dalam diskusi interaktif, analisis karya puisi dari sejumlah sastrawan Indonesia, praktik memahami makna puisi dalam kehidupan sehari-hari, hingga latihan menulis puisi secara langsung.

Suasana seminar berlangsung aktif, edukatif, dan penuh semangat. Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi yang disampaikan narasumber.

Program RELIMA Goes to School merupakan bagian dari gerakan literasi yang diinisiasi Relawan Literasi Masyarakat Perpusnas RI Lokus Dharmasraya dalam memperluas budaya membaca dan meningkatkan literasi sastra di kalangan pelajar.

Melalui kegiatan ini, RELIMA berharap dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan literasi dasar yang baik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, kemampuan berpikir kritis, serta kreativitas yang mampu menjadi bekal dalam menghadapi perkembangan zaman.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem literasi di lingkungan pendidikan guna menciptakan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing di masa depan.(Goezt')*