Seputar Publik / Berita

Ribuan Personel Dikerahkan Bersihkan Aceh Tamiang, Mendagri: Wilayah Lowland Paling Parah Terdampak Lumpur

Pemerintahan Sempat Lumpuh, Kini Berangsur Pulih; TNI, Polri, IPDN hingga Taruna Akademi Turun Langsung
Mendagri Tito Karnavian memimpin rapat koordinasi percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatera di Kemendagri, Jakarta. Senin (26/1/2026). Mendagri Tito Karnavian memimpin rapat koordinasi percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatera di Kemendagri, Jakarta. Senin (26/1/2026).

Seputarpublik.com, JAKARTA -- Pemerintah pusat mengerahkan ribuan personel lintas instansi untuk mempercepat penanganan endapan lumpur di Kabupaten Aceh Tamiang, salah satu wilayah terdampak paling parah akibat bencana di kawasan Sumatera.

Hal tersebut disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, selaku Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, dalam Rapat Koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam Wilayah Sumatera di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (26/1/2026).

Tito menjelaskan, Aceh Tamiang merupakan wilayah dataran rendah (lowland) yang menjadi titik perhatian utama karena endapan lumpur masuk ke hampir seluruh sektor kehidupan masyarakat.

> “Lowland yang harus kita atensi betul adalah Aceh Tamiang, kemudian Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen, dan Pidie Jaya,” ujar Tito.

Tulis Komentar

Komentar