Ia menegaskan, RPN memiliki peran penting dalam mendorong pengembangan riset dan inovasi di bidang perkebunan nasional, terutama dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi, serta daya saing komoditas di pasar global.
Sementara itu, Direktur Utama PT Pascal Biotech Indonesia, Miftachul Anwar, menilai kemitraan ini membuka peluang besar dalam pengembangan bioteknologi yang aplikatif dan berdampak luas.
“Kami melihat kolaborasi ini sebagai momentum untuk mengintegrasikan keunggulan riset dengan solusi bioteknologi. Harapannya, kerja sama ini tidak hanya menghasilkan inovasi, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi industri dan masyarakat,” ungkapnya.
Kedua belah pihak sepakat kerja sama ini akan ditindaklanjuti melalui program-program konkret, terukur, dan berkelanjutan. Melalui kemitraan ini, diharapkan lahir berbagai terobosan inovatif yang mampu mendorong kemajuan industri perkebunan dan bioteknologi di Indonesia.(Adv)*
Komentar