> “Kami ingin dojo ini menjadi rumah harapan, tempat anak-anak menemukan potensi terbaiknya, belajar disiplin, menghargai proses, dan berani bermimpi besar melalui olahraga,” ujar Subhan, Sabtu (7/2/2026).
Ia menambahkan bahwa kolaborasi nilai yang terbangun diyakini mampu memperluas jangkauan pembinaan, tidak hanya bagi anak-anak Tangerang, tetapi juga atlet muda dari berbagai daerah di Indonesia.
Target Internasional: Jepang dan Uzbekistan
Sandro Adityajaya Dojo juga menargetkan peningkatan kualitas melalui program internasional. Tahun ini direncanakan kunjungan latihan ke Kodokan Judo, Jepang, pusat Judo dunia, guna memperkaya teknik dan mental bertanding atlet.
Selain itu, dua pelatih dan dua atlet direncanakan mengikuti sertifikasi pelatihan Kurash di Tashkent, Uzbekistan, sebagai bagian dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia olahraga nasional.
Tantangan Pendanaan dan Kebutuhan Sport Science
Subhan mengakui tantangan terbesar saat ini adalah keterbatasan pendanaan. Renovasi besar dojo pada Januari lalu telah menggunakan dana pribadi dan kas organisasi demi menjamin keselamatan serta kenyamanan atlet.
Komentar