Seputar Publik / Berita

Sekjen AMKI Dadang Rahmat: Organisasi Besar Lahir dari Kolaborasi, Bukan Dibangun oleh Satu Orang

Sekjen AMKI Dadang Rahmat menegaskan Asosiasi Media Konvergensi Indonesia dibentuk melalui gagasan bersama para pemilik media sebagai wadah kolaborasi menghadapi transformasi industri media di era digital.
Sekretaris Jenderal AMKI Dadang Rahmat menegaskan organisasi ini lahir dari semangat kebersamaan para pendiri untuk membangun ekosistem media konvergensi yang profesional, adaptif, dan berdaya saing di era digital. Sekretaris Jenderal AMKI Dadang Rahmat menegaskan organisasi ini lahir dari semangat kebersamaan para pendiri untuk membangun ekosistem media konvergensi yang profesional, adaptif, dan berdaya saing di era digital.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh media, di antaranya Tundra Meliala (KabarMetro), Umi Sjarifah (Sudut Pandang.id), Djamal Efendi (HarianBerita.id), wartawan senior Irmanto, Herdiana selaku Pimpinan Umum Media Seputar Publik, Rudi Sitompul, wartawan senior Berman Nainggolan, serta sejumlah pemilik media lainnya.

Dalam forum tersebut, para peserta mendiskusikan dinamika industri media yang terus berkembang seiring pesatnya transformasi digital. Dari hasil pembahasan itu muncul kesepakatan untuk membentuk organisasi yang dapat menjadi wadah bagi perusahaan pers, media digital, kreator konten, serta berbagai platform informasi dalam satu ekosistem media konvergensi.

> "Melalui diskusi tersebut, kami sepakat membentuk Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) sebagai wadah kolaborasi bagi pelaku industri media agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman," kata Dadang.

Selanjutnya, para pendiri menyepakati susunan kepengurusan awal AMKI Pusat, dengan Tundra Meliala sebagai Ketua Umum, Dadang Rahmat sebagai Sekretaris Jenderal, Irmanto sebagai Wakil Sekretaris Jenderal, Umi Sjarifah sebagai Bendahara Umum, dan Djamal Efendi sebagai Wakil Bendahara Umum.

Tulis Komentar

Komentar