Seputar Publik / Berita

Menteri Agama Nasarudin Umar Buka Gema Waisak Pindapata 2026, di Kemayoran Jakarta Pusat

Tak hanya prosesi spiritual, Gema Waisak Piṇḍapāta Nasional 2026 menghadirkan donor darah, layanan kesehatan gratis, aksi pelestarian lingkungan, serta pesan Menteri Agama tentang pentingnya berbagi dan kepedulian terhadap sesama.
Menteri Agama RI Prof. Dr. Nasaruddin Umar, hadiri Gema Waisak Piṇḍapāta 2026 di Kemayoran, 10.000 Umat Buddha Rayakan Waisak dengan Aksi Sosial dan Semangat Berbagi Menteri Agama RI Prof. Dr. Nasaruddin Umar, hadiri Gema Waisak Piṇḍapāta 2026 di Kemayoran, 10.000 Umat Buddha Rayakan Waisak dengan Aksi Sosial dan Semangat Berbagi

Ketua Panitia Piṇḍapāta Nasional 2026, Daniel Djohan, menegaskan bahwa tradisi kemurahan hati dalam Waisak harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas.

“Waisak bukan hanya membawa kebahagiaan bagi umat Buddha, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial yang dapat dirasakan bersama. Apa yang dipersembahkan umat akan kembali didedikasikan untuk membantu mereka yang membutuhkan,” ujarnya.

Kegiatan ini turut mendapat dukungan penuh dari Kementerian Agama RI, Ditjen Bimas Buddha, PPK Kemayoran, serta unsur Forkopimda DKI Jakarta, sekaligus menjadi simbol kuat harmoni dan toleransi antarumat beragama di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, menekankan pentingnya nilai berbagi sebagai inti dari ajaran kemanusiaan dan spiritualitas.

“Piṇḍapāta adalah latihan untuk memberi. Siapa yang rajin memberi, akan merasakan keberkahan dalam hidupnya. Ini bukan hanya nilai spiritual, tetapi juga pelajaran sosial tentang kepedulian dan kemurahan hati kepada sesama,” tutur Menteri Agama.

Menurutnya, tradisi seperti Piṇḍapāta menjadi pengingat bahwa semangat berbagi dan saling membantu merupakan fondasi penting dalam memperkuat persatuan bangsa.

Dengan ribuan umat yang hadir serta dukungan lintas agama dan lintas sektor, Gema Waisak Piṇḍapāta Nasional 2026 tidak hanya menjadi perayaan spiritual umat Buddha, tetapi juga pesan damai yang menegaskan wajah Indonesia sebagai bangsa yang menjunjung tinggi Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, serta persatuan dalam keberagaman.(Red)*





Menteri Agama RI Prof. Dr. Nasaruddin Umar, hadiri Gema Waisak Piṇḍapāta 2026 di Kemayoran, 10.000 Umat Buddha Rayakan Waisak dengan Aksi Sosial dan Semangat Berbagi

Tulis Komentar

Komentar