
Dalam kerja sama tersebut, kedua organisasi sepakat mengembangkan sejumlah program strategis, di antaranya penguatan literasi sejarah dan budaya bangsa melalui media konvergensi, promosi warisan budaya Nusantara, pengembangan program edukasi heritage berbasis media digital, pembangunan jejaring nasional antara komunitas budaya dan media, hingga dukungan komunikasi strategis terhadap berbagai program kebangsaan.
Ketua Umum SHC Hengky Effendi menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari visi besar organisasi untuk menjadikan gerakan pelestarian heritage sebagai kekuatan budaya yang hidup di tengah masyarakat.
> “Warisan budaya bukan sekadar cerita masa lalu, tetapi sumber inspirasi masa depan bangsa. Melalui kolaborasi dengan AMKI, kami ingin menjadikan heritage sebagai gerakan nasional yang disebarkan melalui kekuatan media konvergensi,” ujar Hengky.
Sementara itu, Ketua Umum AMKI Pusat Tundra Meliala menilai bahwa media memiliki peran penting dalam menjaga memori kolektif bangsa serta memperkuat identitas nasional.
> “Media memiliki tanggung jawab moral untuk merawat narasi sejarah dan identitas bangsa. Kerja sama dengan Salak Heritage Club membuka ruang sinergi yang luas antara dunia media dan komunitas pelestari budaya,” ungkap Tundra.
Komentar