Hasil survei LPMM menurut catatan dari respoden yang terpilih khusus untuk diwawancarai secara mendalam sebagai informan dalam survei inj dimana para respoden tersebut telah menonton secara utuh debat pertama dan kedua dari ke Tiga paslon tersebut memberikan penilaian kepada ketiga Paslon.
Dikatakan, untuk Paslon nomor urut 1 Yohanes Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto 1. Paslon 1 kuat di retorika dan janji tapi tidak memberikan keyakinan memenuhi janjinya yang tidak realistis dgn fiskal NTT yang sangat terbatas
Kemudian 2 paslon Yohanes Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto terjebak romantisme dengan tidak mengakui kinerja dan program Jokowi dalam membangun NTT dan lebih memuji kemampuan Megawati dalam memimpin Indonesia dan mengurus NTT saat menjadi Presiden RI
“Tidak begitu butuh dukungan pusat dan lebih andalkan kekuatan masyarakat dalam membangun walau tahu bahwa lebih 70% anggaran pembangunan NTT masih dr pusat,” kata Alamsyah.
Sementara itu, paslon nomor urut 2 Melki Laka Lena-Jhoni Asadoma dinilai responden memberi bukti janji kampanye yang bisa diwujudkan dengan komitmen beberapa Menteri setelah dikontak langsung oleh Melki Laka Lena saat menjadi anggota DPR RI sudah konkret memberikan program untuk nelayan, rumah layak huni, petani, peternak, komunikasi digital, pendidikan, kesehatan, UMKM, koperasi dan lainnya.
Komentar