“Tim kami yang sudah berada di lokasi bencana selalu melaporkan kondisi di lapangan. Dengan begitu, bantuan yang kami berikan bisa sesuai dengan kebutuhan warga di sana,” tutur Beky.
Korban Luka Berat Dievakuasi melalui Jalur Udara
Di lapangan, penanganan korban dilakukan melalui proses triase untuk menentukan tingkat kegawatan dan prioritas pertolongan.
Korban dengan luka berat maupun kondisi kritis mendapatkan tindakan medis darurat di lokasi. Setelah kondisi memungkinkan, pasien kemudian dievakuasi menuju fasilitas kesehatan rujukan yang memiliki kemampuan penanganan lebih lengkap.
Namun, kondisi geografis dan kerusakan infrastruktur membuat proses evakuasi melalui jalur darat belum dapat dilakukan secara optimal. Sejumlah ruas jalan masih tertutup material longsor dan mengalami kerusakan.
Dalam kondisi tersebut, korban dengan kondisi serius dievakuasi melalui jalur udara menggunakan helikopter. Pasien diterbangkan secara bertahap menuju rumah sakit rujukan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Jalan Terputus, Warga Bertahan di Pengungsian
Komentar