Seputar Publik / Berita

Tiga Bulan Pascabanjir Aceh Timur, 204 Huntara Belum Rampung, Ratusan Warga Pante Labu Bertahan di Tenda Darurat

Menjelang Idulfitri, kebutuhan pangan kian kritis dan kondisi kesehatan memburuk, warga desak percepatan pembangunan hunian sementara
Tiga bulan pascabanjir Aceh Timur, ratusan warga Pante Labu masih bertahan di tenda darurat. Pembangunan 204 huntara belum rampung, sementara kebutuhan pangan dan kesehatan kian mendesak. Tiga bulan pascabanjir Aceh Timur, ratusan warga Pante Labu masih bertahan di tenda darurat. Pembangunan 204 huntara belum rampung, sementara kebutuhan pangan dan kesehatan kian mendesak.

Pemerintah Diminta Percepat Pembangunan Huntara

Warga berharap Aceh Timur dan pemerintah terkait segera mempercepat pembangunan hunian sementara agar mereka dapat merayakan Idulfitri di tempat yang lebih layak dan manusiawi.

Keterlambatan pembangunan huntara turut dibenarkan oleh Muchlis, Keuchik Gampong Pante Labu. Ia menyebut kondisi warganya saat ini sangat memprihatinkan karena belum satu pun unit huntara yang dapat ditempati.

“Benar, belum satu pun huntara yang bisa dihuni karena lambatnya pengerjaan oleh rekanan. Padahal warga berharap memasuki bulan puasa sudah bisa berlindung di tempat yang lebih layak,” ujarnya.

Situasi ini menambah daftar panjang pekerjaan rumah dalam penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabanjir di Aceh Timur. Warga kini berharap percepatan pembangunan hunian sementara benar-benar menjadi prioritas agar mereka tidak lagi merayakan hari besar keagamaan dalam kondisi serba darurat. (red)*

Tulis Komentar

Komentar