Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Dharmasraya yang diwakili Kepala Bidang Kesatuan Bangsa, Marlisna, S.E., M.M. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pelatih dan pembina memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pembentukan karakter generasi muda.
> "Peran pelatih di sekolah sangat krusial. Tugasnya bukan sekadar melatih fisik dan gerakan baris-berbaris, melainkan juga menanamkan nilai-nilai Pancasila, membangun karakter, serta memperkuat ketahanan mental generasi muda di tengah derasnya tantangan era digital," tegas Marlisna.
Ketua Panitia, Jannafry Putra, menjelaskan bahwa TOT dirancang untuk membekali peserta dengan kompetensi kepelatihan yang terstandar sehingga mampu meningkatkan kualitas pembinaan PBB dan Paskibra di sekolah maupun kecamatan.
Materi yang diberikan meliputi Read, Lead, Inspire: Membangun Pelatih yang Literat dan Inspiratif, kepemimpinan, disiplin, pembentukan karakter, standarisasi dan dasar Peraturan Baris Berbaris berdasarkan Peraturan Panglima TNI Nomor 58 Tahun 2018, formasi pasukan 17, 8, dan 45, teknik membentang serta melipat Bendera Merah Putih, metode pembinaan, hingga praktik lapangan.
Komentar