Seputar Publik, Bandung – Universitas YARSI kembali meneguhkan komitmennya dalam mendukung pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat melalui rangkaian kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Desa Mandalamekar, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Mengusung dua program utama, Universitas YARSI hadir dengan semangat menghadirkan solusi konkret: pendampingan UMKM melalui legalitas produk dan sertifikasi halal, serta inovasi Budidamber—budidaya ikan lele dalam ember—sebagai langkah strategis menekan angka stunting sekaligus meningkatkan pendapatan warga.

Penguatan UMKM melalui PIRT dan Sertifikasi Halal
Pada 3 Agustus 2025, kegiatan PkM yang diketuai Harry Budiantoro, SE. Ak., M.Ak., CA, bersama dua dosen, lima mahasiswa aktif, dan satu alumni Universitas YARSI, difokuskan pada pemberdayaan UMKM di kelompok usaha Pokdakan Naminasang Farm & Co.
Dengan tema “Inovasi Nilai Tambah dan Daya Saing Produk BumDes Pokdakan Naminasang Farm & Co melalui Pendampingan PIRT dan Sertifikasi Halal,” program ini memberikan pembekalan menyeluruh kepada para pelaku UMKM. Materi utama mencakup:
Komentar