Ia menekankan, pelaksanaan MBG harus dievaluasi secara berkelanjutan. Menurutnya, meskipun MBG merupakan sebuah inisiatif besar dengan tujuan yang mulia, proses implementasinya tetap harus dikawal secara cermat oleh seluruh kepala daerah.
Untuk mencegah kejadian seperti keracunan makanan, Bima juga mengingatkan pentingnya mematuhi standar dan pedoman yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
“Jadi, waktu penyajian, cara menyajikan, semuanya sudah ada panduannya dari Badan Gizi, ikuti saja,” tandasnya.
Sebelum meninjau pelaksanaan MBG, Bima disambut pertunjukan tarian Dayak kreasi yang dibawakan oleh siswi SDN 015 Balikpapan Selatan. Ia kemudian mengunjungi ruang kelas 2A, tempat para siswa tengah bersiap menyantap makanan bergizi.
Kedatangan Bima disambut antusias oleh para siswa yang memberi salam secara serempak, dipimpin oleh salah satu siswa. Sebelum makan dimulai, anak-anak membaca doa bersama, kemudian mulai menyantap makanan yang telah disediakan melalui program MBG.
Bima juga sempat berdialog dan menyapa para siswa, serta meninjau beberapa kelas lainnya seperti 2B, 2C, 2D, 2E, 4A, dan 6D. Dalam kunjungan tersebut turut hadir Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim Seno Aji, dan Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud.
(*/Rdn)
Komentar