Seputar Publik / Berita

110 Hunian Tetap untuk Penyintas Bencana Sumatera Rampung Dibangun, Pembangunan Huntap Terus Dipercepat

Satgas PRR mencatat ratusan unit hunian tetap telah selesai dan ribuan lainnya dalam proses pembangunan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat
Satgas PRR mencatat pembangunan 110 unit hunian tetap bagi penyintas bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah rampung dibangun, sementara ribuan unit lainnya masih dalam proses pembangunan.( Dok. Satgas PRR/Kemenko Polkam). Satgas PRR mencatat pembangunan 110 unit hunian tetap bagi penyintas bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah rampung dibangun, sementara ribuan unit lainnya masih dalam proses pembangunan.( Dok. Satgas PRR/Kemenko Polkam).

Pembangunan hunian tetap tersebut merupakan hasil gotong royong lintas sektor antara pemerintah dan berbagai lembaga nonpemerintah. Sejumlah pihak yang terlibat di antaranya Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Selain itu, dukungan juga datang dari Danantara, Yayasan Buddha Tzu Chi, Badan Amil Zakat Nasional, Kamar Dagang dan Industri Indonesia, pemerintah daerah, serta bantuan dari masyarakat dan individu.

Bantuan Dana Tunggu Hunian

Selain mempercepat pembangunan huntap untuk mengurangi jumlah pengungsi yang masih tinggal di tenda, Satgas PRR juga menyalurkan Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi penyintas bencana yang memilih tidak tinggal di hunian sementara (huntara).

Besaran bantuan DTH yang diberikan adalah Rp600.000 per bulan selama tiga bulan, sehingga setiap kepala keluarga menerima total bantuan sebesar Rp1,8 juta.

Hingga saat ini, seluruh rekening penerima telah menerima transfer dana dengan tingkat penyaluran mencapai 100 persen kepada 13.728 penerima di tiga provinsi.

Rinciannya terdiri dari 7.807 penerima di Aceh, 4.162 penerima di Sumatera Utara, dan 1.759 penerima di Sumatera Barat.

Target Rampung Akhir Maret 2026

Tulis Komentar

Komentar