Seputar Publik / Berita

215 Mahasiswa FKIP UNDHARI Resmi Dilepas Jalani PLP, Elviana: Calon Guru Harus Kompeten, Berkarakter, dan Berakhlak Mulia

Pembekalan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) menjadi momentum bagi mahasiswa FKIP Universitas Dharmas Indonesia untuk mengasah kompetensi pedagogik, profesionalisme, serta memperkuat karakter dan akhlak sebagai calon pendidik masa depan.
Sebanyak 215 mahasiswa FKIP Universitas Dharmas Indonesia (UNDHARI) resmi dilepas mengikuti Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 2026 sebagai langkah nyata mencetak calon guru profesional, berkarakter, dan berakhlak mulia. Sebanyak 215 mahasiswa FKIP Universitas Dharmas Indonesia (UNDHARI) resmi dilepas mengikuti Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 2026 sebagai langkah nyata mencetak calon guru profesional, berkarakter, dan berakhlak mulia.

Ia berharap mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai ruang belajar nyata untuk mengembangkan kapasitas diri sekaligus memperkuat komitmen sebagai pendidik masa depan.

Sementara itu, Plh. Rektor UNDHARI, Assoc. Prof. Dr. Amar Salahuddin, M.Pd., mengajak seluruh peserta menjadikan PLP sebagai momentum belajar, mengabdi, dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap profesi guru.

Ia juga mengingatkan mahasiswa agar senantiasa menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi etika akademik dan profesi, menghormati guru pamong, serta mampu beradaptasi dengan budaya sekolah tempat mereka melaksanakan praktik.

Elviana: Guru Harus Menjadi Teladan, Bukan Sekadar Mengajar

Pesan utama dalam kegiatan ini disampaikan oleh Dr. Hj. Elviana, M.Si. Menurutnya, keberhasilan sebuah perguruan tinggi tidak hanya diukur dari jumlah lulusan, tetapi dari kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan.

> "FKIP UNDHARI harus terus melahirkan lulusan yang cerdas, kompeten, berkarakter, dan berakhlak mulia. Kecerdasan akademik harus berjalan seiring dengan pembentukan moral, etika, integritas, dan keteladanan karena guru merupakan sosok yang akan membentuk karakter generasi penerus bangsa," tegas Elviana.

Ia menekankan bahwa profesi guru tidak hanya bertugas mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga mendidik, membimbing, dan menjadi teladan dalam setiap sikap maupun tindakan.

Tulis Komentar

Komentar