Seputar Publik / Berita

Ancol Paparkan Rencana Reklamasi 65 Hektare dan Target Kinerja 2026 dalam Public Expose 2025

PJAA siap menjadi fondasi ekspansi kawasan wisata dan properti
Tim Manajemen PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) saat memaparkan rencana besar perseroan dalam Public Expose 2025, (Poto Dok. PJAA, 5/12/2025). Tim Manajemen PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) saat memaparkan rencana besar perseroan dalam Public Expose 2025, (Poto Dok. PJAA, 5/12/2025).

Selain mendukung infrastruktur publik, lahan baru tersebut akan dikembangkan untuk kawasan komersial, properti tematik, dan ruang publik baru yang dirancang menjadi ikon destinasi modern di Jakarta Utara. PJAA mengungkapkan bahwa minat investor terhadap proyek ini cukup tinggi. Hingga kini, sekitar 10 calon mitra strategis dari Korea, Jepang, Uni Emirat Arab, China, hingga Spanyol telah melakukan penjajakan.

Di sisi kinerja, manajemen menyampaikan bahwa hingga Oktober 2025, PJAA membukukan laba bersih Rp 74,01 miliar. Angka ini masih lebih rendah dibanding tahun sebelumnya akibat meningkatnya biaya operasional dan perawatan, serta penurunan jumlah kunjungan di beberapa periode. Hingga Oktober 2025, pendapatan perseroan tercatat Rp 902,72 miliar, sementara total aset berada di kisaran Rp 3,44 triliun.

  ||Baca Juga: "Ancol Suguhkan Parade Hari Pahlawan Penuh Warna, Angkat Identitas dan Budaya Jakarta"

Meski begitu, PJAA tetap optimistis menutup tahun dengan perbaikan kinerja. Perusahaan menargetkan pendapatan hingga Rp 1,1 triliun dan laba bersih di atas Rp 100 miliar pada akhir 2025.

“Kami melihat peluang pertumbuhan yang kuat di 2026, terutama dari segmen properti dan perluasan kawasan. Reklamasi menjadi momentum bagi Ancol untuk memperkuat posisi sebagai destinasi wisata dan kawasan komersial terintegrasi,” jelasnya.

Analis pasar juga menilai ekspansi lahan Ancol berpotensi memberikan nilai jangka panjang bagi perseroan, terutama jika berhasil memonetisasi area baru secara optimal. Dengan dukungan proyek reklamasi dan meningkatnya minat investor, PJAA diyakini memiliki ruang pertumbuhan yang besar di tahun mendatang.(*/hel)

Tulis Komentar

Komentar