Seputar Publik / Politik

Bawaslu Jaktim: SMSI sebagai Pilar Demokrasi Pengawal Pemilu Jurdil

Saat yang sama, Ketua Divisi Pengawasan dan Pencegahan Bawaslu Jakarta Timur Marhadi menyebut bahwa SMSI bersama Bawaslu bisa bekerjasama mengawasi pelanggaran tahapan dan pelaksanaan pemilu nanti.

“Jadi kita sama-sama mengawasi Pemilu ini agar berjalan jujur adil dan demokratis. Kecurangan-kecurangan jika seluruh masyarakat, insan media bisa mengawasi maka potensi pelanggaran pun bisa dicegah,” ujarnya.

Ia berharap langkah konkrit kerjasama dua pihak antara SMSI Jaktim dan Bawaslu Jaktim bisa dirumuskan, salah satunya dengan bersama-sama turun ke masyarakat mensosialisasikan bahaya hoaks, money politic dan politik identitas atau SARA.

Sementara itu, Ketua SMSI Jaktim Wisnu Wicaksana menegaskan dibentuknya SMSI untuk melawan informasi hoaks di masyarakat.

“Visi misi kita melawan informasi hoaks, informasi hoaks itu musuh kita bersama,” ucapnya.

Ia mensoroti penggunaan Sosmed yang tidak bijak di kalangan generasi muda, karenanya SMSI ingin menggandeng Bawaslu melawan penyebaran informasi hoaks khususnya terkait Pemilu.

“Bawaslu adalah corong kemajuan NKRI dan ujung tombak demokrasi kita. Kita sebagai media dengan Tupoksi kontrol sosial ingin bersama-sama menjaga jalannya pesta demokrasi dengan cara menyampaikan informasi yang valid,” terangnya.

Silaturahmi dan diskusi tersebut dihadiri Ketua dan anggota Bawaslu Jakarta Timur sementara dari pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Jakarta Timur dihadiri Wisnu Wicaksana selaku Ketua, Mahar Prastowo Sekretaris, M. Hatta Thahir dan Anggiat sebagai bendahara.

Tulis Komentar

Komentar