Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Badan Pembina, Pengurus dan Pengawas, pimpinan Perguruan Attaqwa, serta jajaran pimpinan Universitas Muhammadiyah Jakarta, termasuk Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta, Prof. Dr. Ma’mun Murod. Kehadiran kedua institusi ini menegaskan pentingnya kolaborasi antarlembaga pendidikan Islam dalam menjawab tantangan zaman, sekaligus menjaga kesinambungan nilai-nilai keumatan dalam sistem pendidikan modern.
Warisan KH. Noer Alie: Pendidikan sebagai Jalan Pengabdian Umat
Perguruan Attaqwa memandang bahwa seluruh pengembangan pendidikan yang dilakukan hari ini tidak dapat dilepaskan dari fondasi yang telah dibangun oleh KH. Noer Alie. Sebagai tokoh yang memiliki kedekatan dengan tradisi pendidikan Muhammadiyah dan aktif dalam dinamika keumatan melalui Masyumi, KH. Noer Alie meletakkan pendidikan sebagai instrumen utama dalam membentuk umat yang kuat secara iman, ilmu, dan amal.
Gagasan tersebut hingga kini hidup dalam sistem pendidikan Attaqwa, yang menekankan pembentukan insan “benar dan pintar”—yakni generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral dan komitmen sosial. Nilai ini menjadi dasar dalam setiap pengembangan program pendidikan, sekaligus menjadi pembeda Attaqwa dalam membangun ekosistem pendidikan yang berakar pada tauhid dan akhlak.
Komentar